PT. KIMIA FARMA Tbk

Pemasaran Lini OGB

Kantor Pusat : Jl. Veteran 9 Jakarta Pusat

Representatif Jatim : Jl. Jemursari 41 Surabaya

Telp : +6281703330381

email : jaka_ogbjatim@yahoo.com

Minggu, 30 Mei 2010

Hipertensi

Penyakit darah tinggi atau Hipertensi (Hypertension) adalah suatu keadaan di mana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal yang ditunjukkan oleh angka systolic (bagian atas) dan angka bawah (diastolic) pada pemeriksaan tensi darah menggunakan alat pengukur tekanan darah baik yang berupa cuff air raksa (sphygmomanometer) ataupun alat digital lainnya.

Nilai normal tekanan darah seseorang dengan ukuran tinggi badan, berat badan, tingkat aktifitas normal dan kesehatan secara umum adalah 120/80 mmHG. Dalam aktivitas sehari-hari, tekanan darah normalnya adalah dengan nilai angka kisaran stabil. Tetapi secara umum, angka pemeriksaan tekanan darah menurun saat tidur dan meningkat diwaktu beraktifitas atau berolahraga.

Bila seseorang mengalami tekanan darah tinggi dan tidak mendapatkan pengobatan dan pengontrolan secara teratur (rutin), maka hal ini dapat membawa si penderita kedalam kasus-kasus serius bahkan bisa menyebabkan kematian. Tekanan darah tinggi yang terus menerus menyebabkan jantung seseorang bekerja extra keras, akhirnya kondisi ini berakibat terjadinya kerusakan pada pembuluh darah jantung, ginjal, otak dan mata. Penyakit hypertensi ini merupakan penyebab umum terjadinya stroke dan serangan jantung (Heart attack).

Penyakit darah tinggi atau Hipertensi dikenal dengan 2 type klasifikasi, diantaranya Hipertensi Primary dan Hipertensi Secondary :
  • Hipertensi Primary
  • Hipertensi Primary adalah suatu kondisi dimana terjadinya tekanan darah tinggi sebagai akibat dampak dari gaya hidup seseorang dan faktor lingkungan. Seseorang yang pola makannya tidak terkontrol dan mengakibatkan kelebihan berat badan atau bahkan obesitas, merupakan pencetus awal untuk terkena penyakit tekanan darah tinggi. Begitu pula sesorang yang berada dalam lingkungan atau kondisi stressor tinggi sangat mungkin terkena penyakit tekanan darah tinggi, termasuk orang-orang yang kurang olahraga pun bisa mengalami tekanan darah tinggi.


  • Hipertensi Secondary
  • Hipertensi secondary adalah suatu kondisi dimana terjadinya peningkatan tekanan darah tinggi sebagai akibat seseorang mengalami/menderita penyakit lainnya seperti gagal jantung, gagal ginjal, atau kerusakan sistem hormon tubuh. Sedangkan pada Ibu hamil, tekanan darah secara umum meningkat saat kehamilan berusia 20 minggu. Terutama pada wanita yang berat badannya di atas normal atau gemuk (gendut).

    Pregnancy-induced hypertension (PIH), ini adalah sebutan dalam istilah kesehatan (medis) bagi wanita hamil yang menderita hipertensi. Kondisi Hipertensi pada ibu hamil bisa sedang ataupun tergolang parah/berbahaya, Seorang ibu hamil dengan tekanan darah tinggi bisa mengalami Preeclampsia dimasa kehamilannya itu.

    Preeclampsia adalah kondisi seorang wanita hamil yang mengalami hipertensi, sehingga merasakan keluhan seperti pusing, sakit kepala, gangguan penglihatan, nyeri perut, muka yang membengkak, kurang nafsu makan, mual bahkan muntah. Apabila terjadi kekejangan sebagai dampak hipertensi maka disebut Eclamsia.


    1. Penyebab Hipertensi
    Penggunaan obat-obatan seperti golongan kortikosteroid (cortison) dan beberapa obat hormon, termasuk beberapa obat antiradang (anti-inflammasi) secara terus menerus (sering) dapat meningkatkan tekanan darah seseorang. Merokok juga merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya peningkatan tekanan darah tinggi dikarenakan tembakau yang berisi nikotin. Minuman yang mengandung alkohol juga termasuk salah satu faktor yang dapat menimbulkan terjadinya tekanan darah tinggi. Stop menjadi alcoholic!

    2. Penanganan dan Pengobatan Hipertensi
      a. Diet Penyakit Darah Tinggi (Hipertensi)
    • Kandungan garam (Sodium/Natrium)
    • Seseorang yang mengidap penyakit darah tinggi sebaiknya mengontrol diri dalam mengkonsumsi asin-asinan garam, ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk pengontrolan diet sodium/natrium ini ;
      - Jangan meletakkan garam diatas meja makan
      - Pilih jumlah kandungan sodium rendah saat membeli makan
      - Batasi konsumsi daging dan keju
      - Hindari cemilan yang asin-asin
      - Kurangi pemakaian saos yang umumnya memiliki kandungan sodium

    • Kandungan Potasium/Kalium
    • Suplements potasium 2-4 gram perhari dapat membantu penurunan tekanan darah, Potasium umumnya bayak didapati pada beberapa buah-buahan dan sayuran. Buah dan sayuran yang mengandung potasium dan baik untuk di konsumsi penderita tekanan darah tinggi antara lain semangka, alpukat, melon, buah pare, labu siam, bligo, labu parang/labu, mentimun, lidah buaya, seledri, bawang dan bawang putih. Selain itu, makanan yang mengandung unsur omega-3 sagat dikenal efektif dalam membantu penurunan tekanan darah (hipertensi).

      Pengobatan hipertensi biasanya dikombinasikan dengan beberapa obat;
      - Diuretic {Tablet Hydrochlorothiazide (HCT), Lasix (Furosemide)}. Merupakan golongan obat hipertensi dengan proses pengeluaran cairan tubuh via urine. Tetapi karena potasium berkemungkinan terbuang dalam cairan urine, maka pengontrolan konsumsi potasium harus dilakukan.

      - Beta-blockers {Atenolol (Tenorim), Capoten (Captopril)}. Merupakan obat yang dipakai dalam upaya pengontrolan tekanan darah melalui proses memperlambat kerja jantung dan memperlebar (vasodilatasi) pembuluh darah.

      - Calcium channel blockers {Norvasc (amlopidine), Angiotensinconverting enzyme (ACE)}. Merupakan salah satu obat yang biasa dipakai dalam pengontrolan darah tinggi atau Hipertensi melalui proses rileksasi pembuluh darah yang juga memperlebar pembuluh darah.

    Penggunaan Antibiotik

    Saya pribadi menjauhkan diri dari obat-obatan apalagi antibiotic selama hamil. Saya hanya mengkonsumsi suplemen makanan dan vitamin yang dianjurkan dokter selama kehamilan. Mari kita lihat pendapat para ahli berikut:

    Tergantung. Ada yang aman untuk dikonsumsi pada masa kehamilan, beberapa baru diketahui resikonya pada bayi yang sedang tumbuh dan sebagian lainnya ‘cukup’ aman.

    Kenapa dikatakan ‘cukup’ aman, karena belum tersedianya cukup informasi tentang keamanan penggunannya atau potensi resiko obat-obatan tersebut perlu ditakar secara cermat/hati-hati untuk mencegah efek=efek yang berbahaya jika antibiotic tersebut digunakan untuk pengobatan.

    Dengan kata lain jika anda benar-benar sakit dan antibiotic adalah satu-satunya yang bisa membuat anda membaik, anda mungkin membutuhkannya meskipun ada resiko terhadap bayi anda. Pada beberapa kasus, tidak mengobati penyakit anda dapat lebih beresiko terhadap kesehatan bayi anda dibandingkan jika anda mengkonsumsi antibiotik.

    Sebagai tambahan, sebagaimana halnya dalam proses pengobatan, keamanan suatu antibiotik tidak hanya tergantung dari karakteristik obat itu sendiri melainkan juga tergantung pada faktor-faktor lain diantaranya pada jumlah konsumsi, seberapa lama anda meminumnya dan usia kehamilan anda.
    Antibiotik yang umum dinyatakan aman untuk diminum selama masa kehamilan adalah penisilin ( a.l. amoxicillin dan ampicillin), cephalosporin (a.l. cephalexin) dan erythoromycin.

    Dulu beberapa ahli menduga obat-obatan metronidazole (yaitu obat-obatan yang digunakan untuk pengobatan infeksi vaginal, a.l. trichomoniasis dan bacterial vaginosis dan infeksi lain) dapat menyebabkan kelainan pada bayi. Tetapi penelitian baru tidak mendukung dugaan ini dan sekarang obat-obatan ini dinyatakan aman untuk sebagian kasus infeksi.

    Jika anda mengidap infeksi saluran kencing atau jika infeksi mengenai ginjal anda, dokter anda mungkin menyarankan meminum nitrofurantoin (merek dagang macrodantin atau macrobid) dalam masa kehamilan anda untuk mencegah timbulnya infeksi lain. Anda harus berhenti minum obat ini kurang lebih pada minggu ke 36 (atau segera setelah anda cuti melahirkan) karena ada resiko yang sangat kecil bahwa obat ini dapat menghancurkan / merusak beberapa sel darah merah bayi anda jika anda minum obat ini beberapa hari sebelum melahirkan.

    Trimethoprim adalah bahan yang sering ditemukan dalam obat penyembuh infeksi saluran kencing (a.l. bactrim dan septra). Trimethoprim bukan pilihan yang baik, karena dapat menghambat fungsi asam folat. Asam folat sangat penting pada saat pembuahan dan selama masa kehamilan karena dapat mengurangi terjadinya resiko kelainan pembuluh syaraf dan kelainan lain pada bayi anda.

    Jika anda tidak punya pilihan lain dan mau tidak mau harus minum salah satu obat ini, pastikan anda juga minum vitamin rutin untuk masa kehamilan anda. Penelitian yang menyarankan meminum suplemen asam folat sekurang-kurangnya 400 miligram perhari (vitamin-vitamin prenatal umumnya mengandung 2 kali lipat jumlah ini) dapat mencegah efek penghambatan sel darah merah karena mengkonsumsi trimethoprim.

    Antibiotik yang harus anda hindari selama masa kehamilan antara lain: streptomycin (untuk obat TBC) yang dapat mengakibatkan gangguan pendengaran pada bayi anda, dan Tetracyclin (termasuk minocycline, oxytetracycline, dan doxycycline) yang digunakan untuk obat jerawat dan infeksi saluran pernafasan. Jika anda mengkonsumsi tetracycline pada trimester kedua atau ketiga dapat mengakibatkan kerusakan pada warna gigi bayi anda.

    Rabu, 26 Mei 2010

    Lidocaine



    • Produk

      Lidocaine

    • Kategori

      Generic > SYSTEM ANAESTHETIC

    • Deskripsi
      Lidocaine is a strong local anesthetic that has been used as injection or topical. This medicine has stronger, longer, faster, and more extensive effect than procain. Chemically, Lidocain is an aminosilamide drug that very different than procain, therefore lidocain is a chosen drug for procain sensitive patients.
    • Komposisi
      Each ml contains of : Lidocain HCl 20 mg
    • Indikasi
      Local aneathetic

    Azitromisin

    Azitromisin

    Farmakologi
    Azitromisin adalah antibiotik golongan makrolida pertama yang termasuk dalam kelas azalide. Azitromisin diturunkan dari eritromisin dengan menambahkan suatu atom nitrogen ke cincin lakton eritromisin A. Pemberian azitromisin secara oral diserap secara cepat dan segera didistribusi ke seluruh tubuh. Distribusi azitromisin yang cepat ke dalam jaringan dan konsentrasi yang tinggi dalam sel mengakibatkan kadar azitromisin dalam jaringan lebih tinggi dari plasma atau serum. Sebuah studi memperlihatkan bahwa makanan meningkatkan kadar maksimum (Cmax ) hingga 23% tapi tidak ada perubahan pada nilai AUC.

    Mikrobiologi
    Azitromisin beraksi menghambat sintesis protein mikroorganisme dengan mengikat ribosom subunit 50S. Azitromisin tidak mengusik pembentukan asam nukleat. Azitromisin aktif terhadap mikroorganisme berikut berdasarkan in vitro dan infeksi klinis.

    Bakteri aerob gram positif : Staphylococcus aureus, Streptococcus agalactiae, Streptococcus pneumoniae, dan Streptococcus pyogenes.

    Bakteri aerob gram negatif : Haemophilus ducreyi, Haemophilus influenzae, Moraxella catarrhalis, dan Neisseria gonorrhoeae.

    Mikroorganisme lainnya : Chlamydia pneumoniae, Chlamydia trachomatis, dan Mycoplasma pneumoniae.

    Azitromisin memperlihatkan resistensi silang dengan galur gram positif resisten eritromisin. Sebagian besar galur Enterococcus faecalis dan methicillin-resistant staphylococci resisten terhadap azitromisin.

    Indikasi
    Infeksi saluran napas bawah dan atas, kulit, dan penyakit hubungan seksual.

    Dosis & Cara Pemberian
    Dewasa dan lansia : 500 mg per hari selama 3 hari

    Anak > 6 bulan : dosis tunggal 10 mg/kg selama 3 hari.

    Efek samping
    Mual, rasa tidak nyaman di perut, muntah, kembung, diare, gangguan pendengaran, nefritis interstisial, gangguan ginjal akut, fungsi hati abnormal, pusing/vertigo, kejang, sakit kepala, dan somnolen.

    Interaksi
    Antasid yang mengandung aluminium dan magnesium mengurangi kadar puncak plasma (rate of absorption) azitromisin, namun nilai AUC (extent of absorption) tak berubah. Azitromisin mengurangi klirens triazolam sehingga meningkatkan efek farmakologinya.

    Kontraindikasi
    Hipersensitif terhadap azitromisin atau makrolida lainnya.

    Nama dagang
    Aztrin, Mezatrin, Zibramax, Zifin, Zithromax, dan Zycin


    (Arnita)

    Fluconazole Kapsul 150mg

    Fluconazole Kapsul 150mg yang merupakan Generik Pertama di Indonesia,
    1. Nama Produk : Fluconazole150mg
    2. Kategori Produk : OGB
    3. Kemasan : Dus 1 Strip x 10 Kapsul
    4. No. Registrasi : GKL0612423301B1
    5. HNA : Rp. 200.000,- (excl PPN)

    TERSEDIA DI SEMUA APOTEK KIMIA FARMA

    Antijamur

    Obat antijamur terdiri dari beberapa kelompok yaitu : kelompok polyene (amfoterisin B, nistatin, natamisin), kelompok azol (ketokonazol, ekonazol, klotrimazol, mikonazol, flukonazol, itrakonazol), allilamin (terbinafin), griseofulvin, dan flusitosin.

    Farmakologi : Flukonazol merupakan inhibitor cytochrome P-450 sterol C-14 alpha-demethylation (biosintesis ergosterol) jamur yang sangat selektif. Pengurangan ergosterol, yang merupakan sterol utama yang terdapat di dalam membran sel-sel jamur, dan akumulasi sterol-sterol yang mengalami metilase menyebabkan terjadinya perubahan sejumlah fungsi sel yang berhubungan dengan membran. Secara in vitro flukonazol memperlihatkan aktivitas fungistatik terhadap Cryptococcus neoformans dan Candida spp.



    Spektrum : Spektrum aktivitas antijamurnya sama dengan ketokonazol. Fluconazole memiliki spectrum yang luas meliputi Blastomyces dermatidis, Cocciodioides immitis, Cryptococcus neoformus, Histoplasma capsulatum dan Paracoccidioides brasiliensis. Obat ini aktif terhadap Candida albicans, C. tropicalis, dan C. parapsilosis, namun tidak peka terhadap C. krusei dan Torulopsis glabrata (sekarang diklasifikasikan ke dalam spesis Candida glabrata). Fluconazole aktif di dalam dermatophytosis namun tidak efektif di dalam aspergillosis dan mucormycosis. Pada pasien penderita neutropenik, manifestasi resistensi fluconazole yang paling umum adalah pada seleksi spesis Candida yang tidak biasa dijumpai, seperti C. krusei, yang memiliki resistensi intrinsik terhadap obat ini.



    Farmakokinetik : Flukonazol larut air dan cepat diabsorpsi sesudah pemberian oral, dengan 90% bioavailabilitas, 12% terikat pada protein. Obat ini mencapai konsentrasi tinggi dalam LCS, paru dan humor aquosus, dan menjadi obat pilihan pertama untuk meningitis karena jamur. Konsentrasi fungisidanya juga meningkat dalam vagina, saliva, kulit dan kuku.

    – Pengobatan secara oral dengan fluconazole mengakibatkan terjadinya absorpsi obat secara cepat dan hampir sempurna. Konsentrasi serum identik diperoleh setelah pengobatan secara oral dan secara parenteral yang menunjukkan bahwa metabolisme tahap awal (first-pass metabolism) obat tidak terjadi. Konsentrasi darah naik sesuai dengan dosis dengan tingkat dosis yang bermacam-macam. Dua jam setelah pemberian obat secara oral dengan dosis 50 mg, konsentrasi serum dengan kisaran 1,0 mg/l dapat diantisipasi, namun hal ini terjadi hanya setelah dosis ditambah secara berulang-ulang hingga mencapai 2,0 sampai dengan 3,0 mg/l.

    – Pengobatan fluconazole secara oral atau secara parenteral menyebabkan percepatan dan penyebaran distribusi obat. Tidak seperti obat antifungal azol jenis lainnya, protein yang mengikat fluconazole memiliki kadar yang rendah (sekitar 12%). Hal ini menyebabkan tingginya tingkat sirkulasi obat yang tidak terikat. Tingkat sirkulasi obat yang tidak terikat pada sebagian besar kelencar dan cairan tubuh biasanya melampaui 50% dari konsentrasi darah simultan.

    – Tidak seperti obat anti jamur azole jenis lain, fluconazole tidak dapat dimetabolisme secara ekstensif oleh manusia. Lebih dari 90% dari dosis yang diberikan tereliminasi ke dalam urin: sekitar 80% dalam bentuk obat-obatan asli (tidak berubah komposisinya) dan 10% dalam bentuk metabolit. Tidak ada indikasi induksi atau inhibit yang signifikan pada metabolisme fluconazole yang diberikan secara berulang-ulang.

    – Sarana eliminasi utama dalam hal ini adalah ekskresi renal obat-obatan yang tidak dapat dirubah komposisinya. Pada pasien yang memiliki fungsi renal normal, terdapat sekitar 80% dari jumlah dosis yang diberikan tercampur dengan urin dengan bentuk yang tidak berubah dan konsentrasi > 100 mg/l. obat jenis ini dibersihkan melalui filtrasi glomerular, namun secara bersamaan terjadi reabsorpsi tubular. Fluconazole memiliki paruh hidup serum selama 20-30 jam, tetapi dapat diperpanjang waktunya jika terjadi gangguan pada fungsi renal, dengan pemberian dosis terhadap pasien yang memiliki tingkat filtrasi di bawah 50 ml/menit. Fluconazole akan hilang selama haemodialysis dan pada sejumlah kasus terjadi selama dialysis peritoneal. Sessi haemodialysis selama 3 jam dapat mengurangi konsentrasi darah hingga sekitar 50%.



    Indikasi : infeksi sistemik, kandidiasis mukokutan, vaginal candidiasis.



    Kegunaan Terapi : Fluconazole dapat digunakan untuk mengobati candidosis mukosa dan candidosis cutaneous. Selain itu, obat ini juga efektif untuk perawatan berbagai jenis gangguan dermatophytosis dan pityriasis versicolor.

    Fluconazole adalah jenis ramuan obat yang menjanjikan bagi perawatan penyakit candidosis stadium lanjut/berat pada pasien yang tidak menderita neutropenia, namun sebaiknya tidak digunakan sebagai pilihan utama pada pasien neutropenia kecuali jika terdapat alasan-alasan tertentu. Fluconazole telah terbukti bermanfaat untuk perawatan prophylaktat terhadap penyakit candidosis yang diderita oleh pasien pengidap neutropenik. Fluconazole tidak tidak efektif untuk mengobati aspergillosis dan mucormycosis.

    Fluconazole merupakan jenis obat-obatan yang ampuh untuk mengatasi meningitis cryptococcal, tetapi tidak boleh dijadikan prioritas utama untuk pasien pengidap AIDS kecuali jika terdapat alasan-alasan tertentu. Fluconazole terbukti lebih efektif dan lebih dapat ditoleransi dibandingkan amphotericin B untuk mengobati atau mencegah terjadinya cryptococcosis pada pasien penderita AIDS.

    Fluconazole saat ini menjadi jenis obat yang menjadi pilihan banyak dokter untuk mengobati pasien penderita meningitis coccidioidal. Syaratnya, pasien tersebut harus tetap mengkonsumsi fluconazole selama hidupnya agar mencegah munculnya kembali penyakit yang sama.



    Dosis & Cara Pemberian : Flukonazol tersedia dalam bentuk kapsul 50 dan 150 mg dan infus 2 mg/ml. Dosis tunggal 150 mg. Modifikasi dosis perlu dilakukan pada pasien dengan gangguan ginjal..

    Fluconazole merangsang terjadinya absorpsi secara sempurna pada saat dilakukan pengobatan secara oral, sehingga jenis pengobatan oral menjadi prioritas utama. Flukonazol dapat dipakai dengan atau tanpa makanan Jika pemberian obat pada pasien tidak memungkinkan untuk diberikan lewat mulut, maka fluconazole diberikan dalam bentuk larutan intravena, atau melalui infus dengan kadar infus 5-10 ml/menit.

    – Vaginal candidosis dapat diobati dengan fluconazole oral dengan dosis 150 mg. Sedangkan Oropharyngeal candidosis diobati dengan dosis 50-200 mg/hari selama 1-2 pekan. Candidosis jenis Oesophageal dan mucocutaneus serta candidosis saluran kencing bagian bawah memerlukan fluconazole dengan dosis 100-200 mg/hari yang diberikan selama 2-4 pekan.

    – Dosis yang disarankan untuk pasien penderita cryptococcosis atau candidosis stadium lanjut adalah 400 mg/hari. Namun demikian, sejumlah praktisi klinik telah menggunakan dosis yang lebih tinggi lagi untuk mengatasi infeksi-infeksi yang membahayakan nyawa pasien. Lama waktu atau durasi perawatan akan berbeda sesuai dengan kondisi pasien itu sendiri, bergantung pada sifat dan jangkauan infeksi serta penyakit yang mendahuluinya. Diperlukan sekurang-kurangnya 6-8 pekan lamanya untuk mengobati pasien penderita cryptococcosis yang tidak mengidap AIDS. Dosis yang disarankan untuk anak-anak adalah 1-2 mg/kg untuk jenis candidosis superficial dan 5 mg/kg untuk cryptococcosis atau candidosis stadium lanjut.

    – Pengobatan jangka panjang menggunakan fluconazole dengan tujuan menyembuhkan pasien cryptococcosis yang juga menderita AIDS harus dilakukan pada dosis 200 mg/hari. Untuk mencegah candidosis pada pasien penderita neutropenik, maka dosis yang diberikan adalah 100-400 mg/hari. Pasien-pasien yang memiliki resiko tinggi terhadap serangan infeksi stadium lanjut harus diobati dengan dosis 400 mg/hari dan hal ini harus dimulai beberapa hari menjelang munculnya gejala neotropenia dan berlangsung selama 1 pekan setelah jumlah neutrofil kembali pada kisaran 1 x 109/l.

    – Pasien yang menderita gangguan renal harus diberi dosis normal selama 48 hari pertama pengobatan. Segera setelah itu, interval dosis harus dilipatgandakan sampai dengan 48 jam (dengan kata lain, dosis dikurangi setengahnya). Hal ini berlaku bagi pasien yang memiliki tingkat pembersihan kreatinin 21-40 ml/menit. Sedangkan pasien yang memiliki tingkat pembersihan kreatinin 10-20 ml/menit interval dosis adalah 72 jam.

    – Pasien yang menderita haemodialysis secara reguler memerlukan dosis yang biasa yang diberikan setelah masing-masing tahap atau sesi dialysis.





    Kehamilan dan menyusui : Penggunaan pada masa kehamilan dan menyusui tidak direkomendasikan.



    Efek samping : Sakit kepala, nyeri abdominal, diare, dan pu­sing. Ruam pada kulit bisa terjadi tapi jarang. Flukonazol bisa menyebabkan kerusakan hati pada kasus jarang. Fungsi hati harus dimonitor setelah beberapa hari penggunaan obat.

    Fluconazole adalah jenis obat yang dapat ditoleransi dengan baik. Efek samping yang paling umum terjadi adalah gastrointestinal seperti nausea (mual) dan nyeri pada bagian perut, namun jarang yang memerlukan diskontinuasi perawatan, khususnya pada pasien yang menerima dosis hingga 400 mg/hari. Elevasi asimptomatik transient tingkat transaminase serum relatif biasa terjadi pada pasien penderita AIDS, dan pengobatan harus dihentikan pada pasien penderita hepatitis simptomatik atau penderita gangguan fungsi hati.

    Pasien penderita kanker atau AIDS memiliki kemungkinan untuk mengidap sindrom Stevens-Johnson (fatal exfoliative skin rashes), namun hubungan sebab akibat penyakit ini dengan fluconazole belumlah jelas, terutama jika penanganan dilakukan secara terus-menerus dengan obat-obatan jenis lain. Ada baiknya untuk menghentikan konsumsi fluconazole pada pasien penderita infeksi jamur superficial, di mana pasien tersebut mengalami pengelupasan kulit. Pasien penderita infeksi jamur stadium lanjut/berat yang juga mengalami pengelupasan kulit harus diawasi terus perkembangannya dan pemberian obat harus dihentikan jika terjadi luka yang serius atau erythrema multiforme.

    Berbeda dengan ketoconazole, fluconazole tidak menghambat metabolisme adrenal maupun steroid testicular manusia. Syaratnya, obat ini dikonsumsi dengan dosis yang tepat.

    SUMBER :http://yosefw.wordpress.com


    oLEH :
    Valentina Dewi Akhila C. (058114066)

    Fitriana Annisa S.N. (068114095)

    Ranitidine



    • roduk

      Ranitidine

    • Kategori

      Generic > ALIMENTARY SYSTEM

    • Deskripsi
      Ranitidine HCl ia a competitive reversesible inhibitor of the effectively H2 receptors. Inhibits gastric acid secretion. Ranitidine can reduce the volume and concentration of gastric juice
    • Komposisi
      Each film coated tablet contains of : Ranitidine HCl 168 mg equivalent to Ranitidine
    • Indikasi
      Ranitidine is indicated in

    Papaverine



    • Produk

      Papaverine

    • Kategori

      Generic > ALIMENTARY SYSTEM

    • Deskripsi
      Papaverine is a non specific muscle relaxan that used in muscle tension treatment. This medication will cause relaxation in arteria pulmonalis muscle and blood vessel, therefore could be used in embolism arteria pulmonalis and peripheral treatment The relaxation effect of papaverine is useful in bile and GIT colic treatment
    • Komposisi
      Each tablet contains of : Papaverine HCl 40mg
    • Indikasi
      To treat vascular cerebral and peripheral disease that related with arteria spasm Spasmolytic in intestine, urethra and bile colic and dysmenorrheal

    Omeprazole



    • Produk

      Omeprazole

    • Kategori

      Generic > ALIMENTARY SYSTEM

    • Deskripsi
      Omeprazole is an anti secretion, benzimidazole derivate suppressing gastric acid secretion by inhibiting H/K ATPase (proton pump) enzyme activity located in the apical membrane of parietal gastric cell at pH <>
    • Komposisi
      Omeprazole capsule 20 mg Each capsule contains Omeprazole 20 mg

    Selasa, 25 Mei 2010

    Cimetidine



    • Produk

      Cimetidine

    • Kategori

      Generic > ALIMENTARY SYSTEM

    • Deskripsi
      Cimetidine is a selective and reversible inhibitor of histamine at histamine H2-receptor, the histamine inhibition at H2-receptor will block gastric acid secretion both in rest condition and after stimulated by food, histamine,, pentagastrin, caffeine, and insulin. Cimetidine is rapidly absorbed after oral administration and peak level in the plasma occur in 45
    • Komposisi
      Each tablet contains of : Cimetidine HCl
    • Indikasi
      - Short-term treatment of active duodenal ulcer - Prophylaxis of recurrent duodenal ulcer in reduced dosage after curing active ulcer

    Antasida Doen



    • Produk

      Antasida Doen

    • Kategori

      Generic > ALIMENTARY SYSTEM

    • Deskripsi
      The combination of Alummunium Hydroxide and Magnesium hydroxide are antacids which can neutralize gastric acid and inactivation pepsin. As a result, the epigastric pain due to the attack of gastric acid and pepsin is relieved. Magnesium hydroxide has laxative effect can eliminate constipation effect from Alumunium hydroxide.
    • Komposisi
      Each tablet contain : Dried Alumunium Hydroxide gel 261,45 mg Equivalent with Alumunium hydroxide 200.00 mg Magnesii Hidroksidum 200,00 mg
    • Indikasi
      For the symptomatic relief of gastric hyperacidity, gastritis, gastric ulcer, duodenal ulcer, with symptoms likes vomiting, gastric pain, abdominal distention due to excessive gas in the stomach

    Aluminium Hydroxide



    • Produk

      Aluminium Hydroxide

    • Kategori

      Generic > ALIMENTARY SYSTEM

    • Deskripsi
      Colloidal Alumunium hydroxide is an antacid that works slowly. This medicine is used for gastric ulcer, duodenal and reflux esophagitis treatment, to relief the pain that caused by gastric acid. It also used to overcome hyper-excretion of gastric acid (hyperacidity) and to prevent formation of phosphate type of kidney stone
    • Komposisi
      Each tablet contains of : Colloidal Alumunium Hydroxide 500 mg
    • Indikasi
      Antacids

    Senin, 24 Mei 2010

    Ciprofloxaxacin



    • Produk

      Ciprofloxacin


    • Kategori

      Generic > LOCAL & GENERAL ANTIBIOTIC

    • Deskripsi
      As an anti bacteria the main mechanism of action is by inhibits DNA gyrase. The activity of DNA gyrase is for replications, transcription, reparations, and recombination of DNA synthesis. The quinolone substance will inhibits the DNA synthesis. It is not clear if the quinolone substance directly inhibits the DNA gyrase or work in other important place. Rifampicin and Chloramphenicol will antagonist the anti bacteria effect of Ciprofloxacin
    • Komposisi
      Ciprofloxacin 500 mg caplet Each film coated caplet contains of : Ciprofloxacin

    Vit c 50 mg

    • Produk

      Ascorbic Acid


    • Kategori

      Generic > VITAMIN & MINERALS


    • Deskripsi
      Human being does not own certain enzyme that needed to change glucoronic into vitamin C, therefore vitamin C should be supply by food intake. Deficiensy of Vitamin C will cause scurvy. Vitamin C is also important in collagen tissue intracellular substance formations.

    • Komposisi
      Each tablet contains of ; Ascorbic acid 50 mg

    • Indikasi
      Prevention and treatment of vitamin C deficiency

    CTM


    • Produk

      CTM

    • Kategori

    • Generic > ALERGY & IMMUNE

    • Deskripsi
      Chlorpheniramine Maleat is a derivate of alkilamin that has antihistamin activity.This medicine is competitively inhibits interaction between histaminand receptor histamin H1. This medicine is directly absorb in GIT. The metabolism process is in liver and excreted as metabolit through urination
    • Komposisi
      Each tablet contains of : Chlorpheniramine maleat 4 mg
    • Indikasi
      Urticaria, eczema, allergic dermatitis, serum disease, bronchial asthma, angioedema

    Paracetamol



    • Produk
    • Paracetamol

    • Kategori

      Generic > RESPIRATORY

    • Deskripsi
      Analgesic-antipyretics
    • Komposisi
      Each tablet contains of : Paracetamol
    • Indikasi
      Paracetamol bings relief in head ache, tooth ache and fever

    Capt0pril



    • Produk
    • Captopril

    • Kategori

      Generic > CARDIOVASCULAR & HEMATOPOIETIC

    • Deskripsi
      Captopril decrease blood pressure and give an evident hemodynamics effect to patients with congestive heart failure by suppression of the rennin-angiotensin aldosteron system. Captopril prevents the conversion of angiotensin I to angiotensin II (a potent endogenous vasoconstrictor substances) by inhibiting the ACE (Angiotensin Converting Enzyme) Inhibittions of ACE will result in decreased plasma angiotensin II, so the blood pressure will be decreased. It also result in increased Plasma Renin Activity (PRA), the later resulting from the loss of negative feedback on rennin release caused by reduction in secretion, and as a result, small increases in serum potassium may occur along with sodium and fluid loss
    • Komposisi
      Captopril 12.5 mg Each tablet contains of : Capt0pril

    Amoxycillin



    • Kategori

      Generic > LOCAL & GENERAL ANTIBIOTIC

    • Deskripsi
      Amoxicillin is a derivative of penicillin that stables in the presence of gastric acid. Amoxicillin is well absorbed from the gastrointestinal tract independently of presence of food in the alimentary canal. Amoxicillin is excreted unchanged in the urine. Its excretion can be delayed by concurrent administration of Probenecid that could prolong the therapeutical effect. Amoxicillin is active against gram negative and gram positive bacteria
    • Komposisi
      Amoxicillin 250 mg capsule Each capsule contains of : Amoxicillin trihydrate equivalent to Amoxicillin 250 mg Amoxicillin 500 mg capsule Each capsule contains of : Amoxicillin trihydrate equivalent to Amoxicillin 500 mg Amoxicillin dry syrup Each 5 ml syrup contains of Amoxicillin trihydrate equivalent to Amoxicillin 125 mg
    • Indikasi
      Infectious disease caused by susceptible microorganism :

    Artikel Kesehatan

    282 NO. 4 TAHUN KE XXXVI, APRIL 2010 SUPLEMEN MEDIKA
    KEGIATAN

    Kesehatan adalah salah satu
    hak asasi manusia. Hal tersebut
    sudah disepakati dan
    diakui oleh organisasi serta
    institusi kesehatan dunia dan
    nasional. Kesehatan merupakan
    pangkal kecerdasan, produktivitas,
    dan kesejahteraan sosial.
    Oleh karena itu, kesehatan sebagai
    hak fundamental individu
    harus dijunjung tinggi dan diwujudkan.
    Di sisi lain, dokter
    umum sebagai ujung tombak
    pelayanan primer dalam masyarakat
    memiliki peran yang
    sangat besar. Banyak daerah
    terpencil dan daerah sangat
    terpencil di Indonesia sangat
    membutuhkan kehadiran dokter
    umum. Demikian juga dengan
    kota-kota besar di Indonesia.
    Rasio perbandingan jumlah
    penduduk dan jumlah dokter
    masih belum memadai. Data
    2007 menyatakan jumlah dokter
    umum sebanyak 74.467
    orang yang harus melayani
    sekitar 250 juta penduduk
    Indonesia. Rasio perbandingan
    dokter umum dan jumlah penduduk
    Indonesia adalah 23: 100
    ribu. Angka ini tergolong rendah
    dibandingkan dengan rasio
    dokter di negara ASEAN, misalnya
    Singapura 180 per 100 ribu
    penduduk, Filiphina 120 per 100
    ribu penduduk, dan Brunei
    Darussalam 80 per 100 ribu
    penduduk.Kondisi tersebut bertambah
    buruk dengan distribusi
    dokter yang tidak merata.
    Selama ini, dokter terpusat di
    Pulau Jawa dan Bali serta daerah
    perkotaan. Demikian pandangan
    Menteri Kesehatan DR.
    Endang Rahayu Sedyaningsih,
    MPH, yang dipaparkan dalam
    pembukaan ≈The 1st Indonesia
    General Practicioners Exhibition
    and ConferenceΔ (IGP Exco
    2010) di Jakarta
    Convention Centre,
    12-14 Maret 2010.
    Dalam acara yang
    bertema ≈The Future
    of General Practicioners
    in IndonesiaΔ ini,
    Menkes menyatakan
    kondisi tersebut berdampak
    pada mutu
    dan aktivitas pelayanan
    kesehatan kepada
    masyarakat. Hal ini
    juga membuat tantangan
    dalam pencapaian
    target dalam
    bidang kesehatan
    semakin berat. Target
    pencapaian dalam
    bidang kesehatan
    sampai 2015 masih
    memfokuskan pada
    beberapa hal, antara
    lain penurunan angka kematian
    ibu dan bayi serta penurunan
    angka penyakit menular seperti
    HIV/AIDS.
    Selain itu, Indonesia memasuki
    era perdagangan bebas
    sejak Januari 2010. Dengan
    jumlah penduduk yang relatif
    besar membuat tenaga kesehatan
    asing tertarik untuk
    bekerja di Indonesia. Hal ini
    menjadi tantangan dalam perkembangan
    pelayanan kesehatan
    di Indonesia. Dengan
    masuknya tenaga kesehatan
    asing memang kita dapat mengadaptasi
    perkembangan teknologi
    yang akan menunjang
    pelayanan kesehatan menjadi
    lebih baik. Namun, tantangannya,
    tenaga kesehatan dalam
    negeri harus mampu bersaing
    dengan tenaga kesehatan asing.
    Untuk itu, tenaga kesehatan
    Indonesia harus berusaha lebih
    keras dalam menghadapi tantangan
    ini. Jumlah dokter umum
    yang masih kurang di negeri ini
    harus diusahakan untuk ditingkatkan
    lagi. Dalam hal ini, bukan
    hanya segi kuantitas yang harus
    diperhatikan, namun juga segi
    kualitas.
    Setelah menyampaikan
    sambutan, Menkes membuka
    pameran yang diikuti oleh puluhan
    perusahaan farmasi yang
    ada di Indonesia. Salah satu
    perusahaan farmasi yang mengikuti
    pameran tersebut adalah
    PT Kimia Farma. Pada kesempatan
    kali ini, perusahaan yang
    telah berusia puluhan tahun
    tersebut mengusung Obat
    Generik Berlogo (OGB) sebagai
    tema utama pamerannya.
    Dalam perjalanannya, OGB terus
    meningkatkan kualitas produksi
    dengan melakukan berbagai
    upaya seperti menerapkan Cara
    Pembuatan Obat yang Baik
    (CPOB), menerapkan sistem
    manajemen mutu ISO 9001-
    2000, melakukan uji Bioavailabilitas
    (BA) dan Bioekivalensi
    (BE), serta menjalankan produksi
    yang berwawasan lingkungan
    ISO 14001.
    Selain itu, agar produk OGB
    dapat dinikmati secara merata
    oleh masyarakat, pihak produsen
    memperluas jaringan
    penyebarannya dengan melakukan
    berbagai upaya. Upaya
    tersebut meliputi menempatkan
    beberapa pabrik di kota-kota
    besar di Jakarta, Bandung,
    Medan, Semarang, dan Watudakon.
    Upaya lain yakni memperluas
    jalur distribusi, di mana
    sampai saat ini tercatat 40
    cabang distributor dan 340
    cabang retail yang kesemuanya
    tersebar di seluruh Indonesia.
    Tidak hanya itu, untuk memenuhi
    kebutuhan konsumen
    akan berbagai kelas terapi, produsen
    menyediakan item produk
    OGB untuk seluruh kelas
    terapi utama. Data terakhir
    menyebutkan OGB tercakup
    dalam 44 kelas terapi, 86 produk,
    dan 133 item. u (hidayati)
    Stand PT. Kimia Farma, Tbk dalam The 1st Indonesia General Practicioners
    Exhibition and Conference (IGP Exco 2010) di JCC, 12-14 MAret 2010.
    Peran PT. Kimia Farma, Tbk dalam
    The 1st Indonesia General Practicioners
    Exhibition and Conference

    Meninggalkan Zina

    Dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu ia berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

    "Tidaklah berbicara ketika masih dalam buaian (bayi) kecuali tiga orang, Isa bin Maryam. Beliau bersabda, 'Dulu, dikalangan Bani Israil terdapat seorang laki-laki yang ahli ibadah. Ia dipanggil dengan nama Juraij. Ia membangun tempat ibadahnya dan melakukan ibadah di dalamnya'. Beliau bersabda, "orang-orang Bani Israil menyebut-nyebut tentang (ketekunan) ibadah Juraij, sehingga berkatalah seorang pelacur dari mereka, 'Jika kalian mnghendaki aku akan memberinya ujian'. Mereka berkata, 'Kami menghendakinya'. Perempuan itu lalu mendatanginya dan menawarkan diri kepadanya. Tetapi Juraij tidak mempedulikannya. Lalu ia berzina dengan seorang gembala yang meneduhkan kambing gembalaannya ke dekat tempat ibadah Juraij. Akhirnya iapun hamil dan melahirkan seorang bayi. Orang-orang bertanya, 'Hasil perbuatan siapa?' Ia menjawab, 'Juraij'. Maka mereka mendatanginya dan memaksanya turun. Mereka mencaci, memukulinya dan merobohkan tempat ibadahnya'. Juraij bertanya, apa yang terjadi dengan kalian?' Mereka menjawab, 'Engkau telah berzina dengan pelacur ini, sehingga ia melahirkan seorang bayi'. Ia bertanya 'Dimana dia?' Mereka menjawab, 'Itu dia!' Beliau bersabda, 'Juraij lalu berdiri dan shalat kemudian berdo'a. Setelah itu ia menghampiri sang bayi lalu mencoleknya seraya berkata, 'Demi Allah, wahai bayi, siapa ayahmu?' Sang bayi menjawab, 'Aku adalah anak tukang gembala'. Serta merta orang-orangpun menghambur kepada Juraij dan menciuminya. Mereka berkata kami akan membangun tempat ibadahmu dari emas'. Ia menjawab aku tidak membutuhkan yang demikian, tetapi bangunlah ia dari tanah sebagaimana yang semula'. Beliau bersabda, 'Ketika seorang ibu memangku anaknya menyususi tiba-tiba lewat seorang penunggang kuda yang mengenakan tanda pangkat, maka ia pun berkata, 'Ya Allah, jadikanlah anakku seperti dia'. Beliau bersabda, 'Maka bayi itu meninggalakan tetek ibunya dan menghadap kepada penunggang kuda seraya berdo'a, 'Ya Allah jangan kau jadikan aku seperti dia'. Lalu ia kembali lagi ke tetek ibunya dan menghisapnya'. Abu Hurairah radhiallahu 'anhu berkata, 'Seakan-akan aku melihat Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam menirukan gerakan si bayi dan meletakkan jarinya di mulut lalu menghisapnya.

    Lalu ibunya melalui seorang wanita hamba sahaya yang sedang dipukuli. Sang ibu berkata, 'Ya Allah, jangan jadikan anakku seperti dia'. Beliau bersabda, 'Bayi itu lalu meninggalkan tetek ibunya dan menghadap kepada wanita hamba sahaya itu seraya berdo'a, 'Ya Allah jadikanlah aku seperti dia'. Beliau bersabda, 'Dan pembicaraan itu berulang. Sang ibu berkata (kepada anaknya), 'Dibelakangku berlalu seorang penunggang kuda yang mengenakan tanda pangkat lalu aku berkata, 'Ya Allah, jadikanlah anakku seperti dia'. Lantas engkau berkata, 'Ya Allah, jangan jadikan aku seperti dia'. Lalu aku berlalu dihadapan wanita hamba sahaya ini dan aku katakan, 'Ya Allah, jangan jadikan anakku seperti dia'. Lalu engkau berkata, 'Ya Allah jadikanlah aku seperti dia'. Bayi itu berkata, 'Wahai ibu, sesungguhnya penunggang kuda yang mengenakan tanda pangkat itu adalah orang yang sombong di antara orang-orang yang sombong. Sedang terhadap hamba sahaya wanita itu, orang-orang berkata, 'Dia berzina, padahal ia tidak berzina. Dia mencuri, padahal ia tidak mencuri'. Sedang hamba sahaya tersebut berkata, 'cukuplah Allah sebagai pelindungku'.

    (HR. Al-Bukhari, 6/511, Ahmad dan ini adalah lafazh beliau, Muslim dalam Al-Adab.)

    Oleh : Al-Islam - Pusat Informasi dan Komunikasi Islam Indonesia